Showing posts with label masalah sosial. Show all posts
Showing posts with label masalah sosial. Show all posts

Perusahaan Pembakar Hutan, Tanggung Jawab Sosialnya Mana?

Pemberitaan di media elektronik baik televisi dan internet pasti sudah anda ketahui tentang kebakaran hutan di Sumatra dan Kalimantan bukan? Berapa jumlah titik api atau sering disebut hot spot disana? Berapa hektar lahan terbakar?

Padahal kebakaran hutan sudah berlangsung dari beberapa tahun yang lalu, tetapi baru tahun 2015 ini benar-benar diperiksa dan diselidiki hingga sudah ada hasilnya yaitu 4 perusahaan terbukti melakukan pembakaran hutan karena ingin memajukan usaha kelapa sawit milik mereka. Itu yang murni dari perusahaan tersebut, sementara ada juga sebagian masyarakat yang melakukan pembakaran hutan untuk alasan memudahkan membuka lahan pertanian.

pelaku pembakaran hutan harus tanggung jawab sosial

Sekarang, dampak dari pembakaran hutan ini ternyata Indonesia mendapatkan nama buruk dari negara tetangga. Bukan itu, masih banyak permasalahan yang timbul akibat asap dari pembakaran hutan ini. Coba anda bayangkan berapa banyak kerugian yang sudah dihasilkan dari kabut asap ini.

Dari dunia penerbangan, banyak bandara yang men-delay penerbangan hanya karena kabut asap. Dari kesehatan, berapa ribu orang terkena serangan penyakit ISPA dan ini tidak hanya diderita oleh masyarakat Indonesia saja, negara tetangga juga sama. Orang yang seharusnya melakukan kegiatan diluar rumah untuk mencari rejeki, menjadi terhambat oleh kabut asap ini.

Masyarakat membeli banyak masker dan sekarang kabarnya mereka juga mencari tabung oksigen portable, dana yang seharusnya mereka keluarkan untuk keperluan yang lain akhirnya harus dialokasikan untuk menjaga kesehatan akibat kabut asap ini.

Kabarnya, perusahaan pelaku pembakaran hutan ini akan diproses secara hukum dan dicabut ijin usahanya. Oke mungkin hal tersebut sudah bagus, tapi bagaimana dengan nasib masyarakat yang terkena dampak kabut asap ini dan menderita penyakit ISPA? Padahal tadinya mereka sehat-sehat saja. Mana tanggung jawab sosial kepada masyarakat?

Kalau keuntungan saja dinikmati sendiri, giliran merusak lingkungan dan kesehatan orang banyak tidak bertanggung jawab.

Beberapa waktu lalu pernah terjadi kasus bocornya pipa minyak mentah di Amerika oleh perusahaan asal Inggris. Perusahaan tersebut diproses secara hukum tapi tidak berhenti begitu saja, perusahaan tersebut juga di tuntut untuk membersihkan lingkungan yang telah tercemar, selain itu perusahaan tersebut juga harus mengganti rugi kepada masyarakat akibat kebocoran minyak-nya sampai harus menjual semua aset perusahaan mereka demi membayar semua tuntutan tersebut.

Nah, apakah pemerintah Indonesia bisa menerapkan hukum seperti itu? Perusahaan tersebut harus mengganti kerugian dari kesehatan masyarakat atas pengobatan yang telah mereka keluarkan, mengganti kerugian kepada maskapai penerbangan dan mungkin masih banyak lagi yang muncul karena kabut asap ini.

Jangan seperti kasus semburan lumpur yang kemudian dirubah statusnya menjadi bencana nasional, padahal waktu perusahaan untung bukan keuntungan nasional tuh? Tapi keuntungan perusahaan itu saja?

Jadi, mari kita tunggu saja bagaimana kasus kabut asap ini. Apakah sama dengan semburan lumpur atau pemerintah sudah lebih baik dalam melindungi setiap warga negara-nya?

Gayus, Enaknya Koruptor di Indonesia (Koruptor Boleh di Jadikan Cita-cita?)

Gayus Tambunan, siapa tidak kenal nama tersebut. Seorang tersangka korupsi anggaran pajak yang mendadak terkenal, kini berulah lagi.. Setelah beberapa kali ketahuan bisa keluar masuk penjara dengan bukti foto-fotonya beberapa waktu lalu, sekarang Gayus kembali melakukan hal yang sama.

gayus tambunan keluar-masuk penjara

Gayanya tengil seolah-olah artis papan atas, tidak tersirat rasa malu dan canggung sedikit pun.. Seperti inikah pribadi bangsa Indonesia sekarang?

Setelah foto-foto Gayus tersebar sedang berada di sebuah restoran, barulah semua pihak berbicara. Yah inilah sekarang wajah Indonesia, mau bilang apalagi..

Hasil korupsinya apa tidak disita oleh negara? Jadi masih pegang uang banyak, trus bisa bayar sana bayar sini untuk keluar-masuk penjara. Lhaahh mana kapoknya masuk penjara, otomatis tidak bakal jera dan bisa mengulangi perbuatannya lagi.

Salut deh kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab soal masalah ini. Jangan salahkan rakyat jika mereka akan bertingkah brutal dan kejam jika berurusan dengan pemerintah terutama hukum yang sama sekali tidak menunjukkan keadilannya.

Secara tidak langsung, perilaku ini mengajarkan kepada masyarakat untuk tidak percaya dan melawan hukum yang tidak adil di negeri ini. Otomatis..!! Karena hukum hanya milik orang yang punya uang di Indonesia ini, tidak untuk keadilan. Sama saja seperti cabai, tomat, ikan asin dan barang-barang yang ada dipasar yang diperjual belikan.

HEBAT ya Indonesia..!!!

Sekedar usul saja, karena hidup enak dengan banyak harta yang kelihatannya jadi sukses dan makmur. Bagaimana jika KORUPSI JADI MATA PELAJARAN DAN CITA-CITA untuk anak cucu kita..?? Karena percuma dilarang, mereka yang di SANA justru setiap hari memberi contoh. Padahal katanya anak-anak itu peniru ulung. Kalau contohnya saja JADI KORUPTOR, sekalian saja KORUPSI JADI CITA-CITA BARU BAGI MASA DEPAN INDONESIA.

Berapa Status "Darurat" di Indonesia, Ayo Hitung?

Mungkin anda pernah mendengar, "Indonesia DARURAT narkoba". Atau yang ini, "Indonesia DARURAT kabut asap", atau mungkin yang ini "Indonesia DARURAT kekerasan anak".


Dari beberapa contoh diatas, bagaimana menurut anda?

Parahkah status Indonesia disemua hal tersebut?

Ini membuktikan bahwa semakin hari pemerintah sepertinya semakin tidak banyak peduli terhadap keamanan, kenyamanan warganya sendiri sampai-sampai semua hal tersebut dilabeli dengan status DARURAT.

Cobalah untuk lebih peduli dan lebih cepat penanganannya jika terjadi sebuah kasus di negri yang katanya di cintai ini, yang katanya tanah nenek moyang, yang katanya surga yang turun ke bumi.

Sekarang yang menjadi tugas kita sebagai warga negara, mari kita hitung bersama akan ada berapa DARURAT yang terjadi di Indonesia...

Indonesia : Musim Panas Kebakaran, Musim Hujan Kebanjiran

Bertahun-tahun, kejadian serupa selalu terulang lagi dan lagi. Jika anda mengamati, di Indonesia banyak terjadi peristiwa kekeringan dan kebakaran pada musim kemarau/ panas. Dan sebaliknya, jika musim hujan pastilah dimana-mana banjir terjadi meskipun musim hujan baru dimulai.

Mengapa hal ini bisa berulang-ulang? Kok sepertinya tidak ada sistem antisipasi yang baik untuk menanggulangi hal tersebut sebelum terjadi kasus. Kata pepatah, keledai saja tidak mau terjatuh dua kali dilubang yang sama. Jadi kita ini keledai atau apa..?

kebakaran dan banjir di Indonesia

Entah musibah yang memang tidak bisa dielakkan atau hanya kebetulan saja, beberapa kejadian kebakaran terjadi di perkampungan beberapa waktu sebelum lebaran Idul Fitri, menyebabkan saudara kita tidak memiliki tempat tinggal. Atau kebakaran yang terjadi dipasar, membuat mereka menjadi bertambah beban, tempat mencari nafkahnya habis oleh si jago merah.

Sebaliknya, begitu musim penghujan tiba. Eeehh, sudah banjir saja terjadi dimana-mana didaerah seluruh Indonesia. Padahal belum benar-benar berada ditengah musim penghujan. Lagi-lagi, keberlangsungan hidup masyarakat terganggu karena bencana ini.

Apakah ini terjadi karena perilaku kita sendiri yang tidak peka terhadap bencana ini dan menganggapnya sudah biasa, jadi tidak ada kemauan untuk memperbaiki kebiasaan dan menghilangkan atau minimal mengantisipasi kedua bencana ini..? Ataukah memang sudah azab dari sang pencipta atas ketidakpedulian kita terhadap lingkungan sekitar yang seharusnya kita jaga bersama..?

Acara Infotainment di Bulan Ramadhan

Televisi sebagai media elektronik yang sudah umum dinikmati oleh masyarakat Indonesia untuk menyampaikan informasi apapun semakin mudah diakses. Kecuali di pelosok tanah air atau daerah yang belum teraliri listrik, bisa dipastikan televisi sudah ada minimal satu unit di setiap rumah penduduk Indonesia.

Banyak acara diciptakan setiap harinya untuk memberikan informasi dan hiburan kepada masyarakat. Tak bisa dipungkiri kekuatan televisi sebagai media yang sangat dekat pada masyarakat, mempunyai peran yang sangat penting. Bisa negatif ataupun positif, tergantung pada masing-masing operator stasiun televisi yang bersangkutan dalam menyajikan program-program informasi.

acara infotainment di bulan ramadhan

Tidak sedikit program-program televisi yang dikritik oleh lembaga terkait karena cara penyuguhannya yang tidak mendidik dan sebagainya yang akhirnya membuat program acara tersebut terpaksa harus diakhiri.

Terkait dengan bulan Ramadhan, dimana membicarakan atau bergunjing atau ber-gosip merupakan salah satu perbuatan yang dapat mengurangi nilai pahala saat puasa. Namun, tayangan infotainment ternyata tidak serta merta berhenti tayang.

Memang ada dua sisi, yang pertama dari sisi masyarakat yang ingin mengetahui informasi mengenai dunia seputar artis yang menjadi idola. Namun disisi lain, kadang berita yang disampaikan mengarah kepada hal-hal diatas. Bagaimana pun, suatu bisnis akan tetap berjalan ketika ada permintaan pasar. Jadilah infotainment merupakan salah satu acara yang cukup menguntungkan dari segi bisnis. Masyarakat mau, acara dibuat, iklan banyak..

Sementara ketika bulan Ramadhan, kemasannya sedikit dirubah. Tidak membicarakan seputar masalah pribadi atau semacamnya, namun lebih kearah kehidupan sehari-hari seorang artis pada saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Ide yang cemerlang, bahan tetap ada dan iklan pun tetap masuk.

Tapi bagaimana sebenarnya menurut pandangan islam ya..? Kok program acara infotainment justru semakin banyak?

Satu Ramadhan Satu Fitri

Sudah lama rasanya merasakan kesejukan Ramadhan seperti jaman dahulu, semua bergembira bersama menyambutnya. Mungkinkah tahun ini akan kita rasakan lagi? Menteri agama pernah menyampaikan pernyataan bahwa sedang dilakukan beberapa kali pertemuan dengan beberapa organisasi islam untuk membicarakan masalah persatuan, solusi dan kesamaan dalam pengambilan penentuan hari pertama Ramadhan.

satu ramadhan satu fitri

Jika masing-masing tetap berpendirian kepada keyakinannya, sampai kapanpun umat muslim tidak akan pernah merasakan kekompakan dalam penentuan hari pertama Ramadhan. Sebenarnya sedih melihat hal ini, semakin canggih alat yang digunakan, semakin bebas menyatakan pendapat (yang katanya demokrasi) tetapi justru sangat terlihat perpecahan umat muslim.

Apakah tidak ada solusi supaya umat muslim kembali bersama dan kompak dalam menjalankan ibadah puasa serta Idul Fitri? Mari kita tunggu bersama hasil beberapa pertemuan yang diselenggarakan Menteri Agama. Semoga bisa menjalankan sila ketiga dalam Pancasila : Persatuan Indonesia.

Cara Cepat Kaya di Indonesia

Cara cepat kaya, pasti pernah terpikirkan oleh siapa saja tanpa pandang bulu. Siapa sih orangnya yang tidak ingin kaya? Pasti jawabannya : "Iya, Mau, Pengen" jika ditanya apakah mau kaya? Tapi bagaimana cara mewujudkannya? Tidak semua orang bisa berkesempatan untuk menjadi kaya karena tidak konsisten dengan cita-citanya dan malas melalui prosesnya. Kreatifitas orang-orang Indonesia sangatlah tinggi, dan beberapa diantaranya bisa membuat orang tersebut menjadi kaya. Bagaimana cara cepat kaya di Indonesia?

cara cepat kaya di indonesia


Cara cepat kaya versi blog rakjat djelata ini BUKAN/ TIDAK untuk ditiru ya.. Sekedar mengingatkan saja, bahwa masih banyak cara cepat kaya yang lain yang lebih baik dan halal untuk dilakukan. Misalnya bagi anda yang beragama Islam bisa mempraktekkan cara cepat kaya menurut islam atau cara cepat kaya dengan sedekah, atau jika anda yang memiliki keahlian dibidang komputer dan internet mungkin bisa mencoba cara cepat kaya dari internet.

Nah, lalu cara cepat kaya versi yang ini bagaimana? Sebenarnya ini adalah hal yang sudah banyak terjadi di tengah masyarakat Indonesia, untuk itu blog rakjat djelata tergelitik untuk membahasnya. Cekidot yuk..

1. Pengemis
Pernah dengar seorang pengemis bisa mencicil sebuah mobil? Heran? Tentu tidak kan.. Wong pendapatan pengemis terutama di Jakarta bisa setara dengan pegawai kantoran atau bahkan lebih kok.. Jadi ya tidak perlu heran deh..

Toh informasi ini juga sudah masuk dan diberitakan oleh media elektronik kan? Jadi memang sudah begitu adanya, hebat bukan? Jika dibandingkan dengan saya dan anda yang kantongnya pas-pasan dan tidak punya muka yang cukup tebal untuk jadi pengemis. Cara cepat kaya yang cukup efektif bukan? Hanya dengan memanfaatkan rasa iba serta konsep cara cepat kaya dengan sedekah diatas pastinya banyak orang yang mau memberikan nominal recehnya to?

2. Tukang Tipu
Bagi anda yang memiliki pikiran kreatif mempermainkan orang dan tidak takut bermasalah dengan pihak berwajib, silahkan saja.

Banyak modus yang sudah dilakukan untuk melakukan penipuan, seperti investasi bodong dan lain-lain yang sejenis. Untuk itu, waspadalah jika mendapatkan informasi yang menjanjikan keuntungan yang cukup besar dalam waktu singkat. Karena tidak mungkin cara cepat kaya dilakukan dengan jalan seperti ini, bagi member yang terakhir sudah pasti uangnya akan hilang karena untuk membayar member yang lebih dulu mendaftar.

3. Babi Ngepet
Cara cepat kaya berikutnya biasanya berbau klenik atau ghoib, babi ngepet hanya salah satunya saja, sebenarnya banyak cara cepat kaya melalui dunia ghoib.

Namun berhati-hatilah dan selalu berpikir ulang, ulang dan ulang lagi untuk melakukannya. Jangan tergoda dalam kehidupan yang fana dan sementara ini, cobalah untuk berpikir lebih panjang tentang kehidupan setelah kematian.

4. Narkoba
Perputaran uang yang cukup besar, selalu menggoda siapa saja yang kebetulan sedang punya masalah dengan keuangannya. Segala lapisan masyarakat dan profesi juga bisa tergoda oleh yang satu ini. Bayangkan, hanya dengan menjadi kurir saja bayarannya cukup lumayan.

Pantas saja jika oknum aparat juga bisa terjerumus pada lingkaran narkoba yang sedang menjadi bahaya laten di Indonesia ini karena presiden juga telah menyatakan bahwa Indonesia darurat narkoba. Bisnis narkoba bahkan bisa dilakukan meskipun pelakunya berada di dalam penjara, HEBAT kan? Itulah cara cepat kaya yang merusak bangsa.

5. Korupsi
Ini juga sudah menjadi bahaya laten, hampir disetiap instansi dan lapisan masyarakat sudah menjadi hal yang dianggap lumrah. Padahal rakyat sangat menderita kehidupannya dibawah sana.

Tapi bagi mereka yang sudah gelap mata, yang hanya memikirkan urusan pribadi saja tentu tidak menjadi masalah yang penting gue kaya. Peduli amat orang pada susah, mirip lirik Iwan Fals ya..?

Cara cepat kaya yang sangat menyengsarakan rakyat ini, banyak menjerat para pejabat dan politisi di Indonesia. Dan sepertinya belum akan turun prosentasenya, karena sudah seperti jamur di musim hujan.

Demikian cara cepat kaya di Indonesia, ingat..!! cara-cara diatas tidak untuk ditiru, dan sangat tidak terpuji. Kehidupan ini sifatnya hanya sementara, fikirkan berulang-ulang untuk tidak melakukan hal tersebut, karena masih ada kehidupan berikutnya yang akan mempertanggungjawabkan perbuatan kita di dunia ini.

Hutang Piutang : Lebih Galak yang Hutang daripada yang Punya Uang

Siapa yang tidak kenal hutang piutang di Indonesia, bahkan sampai ada pepatah dalam masyarakat, kalau tidak hutang maka tidak akan punya barang-barang. Sampai seperti itukah persepsi orang Indonesia mengenai hutang piutang?

hukum hutang piutang dalam islam
hukum123.com

Banyak jasa keuangan di Indonesia sekarang ini yang menawarkan hutang kepada calon nasabah dengan sistem jemput bola, artinya mereka mendatangi calon nasabah door to door. Namun kebiasaan masyarakat Indonesia belakangan ini sudah mulai bergeser, jika dahulu berhutang dijadikan sarana untuk memperoleh modal dalam rangka membesarkan usaha yang sedang dibangun, namun sekarang sepertinya hutang digunakan untuk konsumsi/ hedonisme. Sehingga uang hasil dari hutang bukannya bisa berkembang justru makin menipis yang akibatnya tidak bisa membayar cicilan sebagai kewajiban dari orang yang berhutang.

Ketika kemampuan orang yang berhutang dalam membayar kewajibannya semakin menurun bahkan tidak mampu lagi, anehnya di Indonesia justru lebih GALAK yang berhutang daripada yang punya uang. Setiap kali didatangi dan ditagih hutangnya justru malah marah pada yang menagih ( pemilik uang ).

Lalu bagaimana hukum hutang piutang menurut islam sebenarnya? Hutang hukumnya wajib untuk dikembalikan, sementara yang punya uang dilarang untuk melipatkan atau mengambil riba'.

Karena bahaya hutang sudah disampaikan dalam beberapa riwayat, beberapa diantaranya sebagai berikut :
  1. Jika seseorang meninggal dalam keadaan masih membawa hutang, maka kebaikannya lah sebagai ganti untuk membayar hutang tersebut.
  2. Jiwa seorang mukmin masih bergantung pada hutangnya sampai dia melunasinya.
  3. Orang yang berniat tidak melunasi hutang akan dihukum sebagai pencuri.
  4. Dosa hutang tidak akan terampuni walaupun mati syahid.
Demikian bahaya hutang piutang yang tidak dilakukan dengan benar sesuai kaidah islam, dalam hukum perdata perlu pengkajian lebih dalam tentang kronologis dan perjanjian hutang piutang itu sendiri, baru bisa diambil tindakan. Semoga bermanfaat.

Indonesia : Surganya Produk KW?

Banyak yang mengakui bahwa orang Indonesia merupakan orang-orang yang kreatif. Satu sisi, pernyataan tersebut memang terbukti benar dengan hadirnya pengusaha yang sukses dari hasil kreatifitasnya menjadikan sesuatu yang unik dan baru. Tapi di sisi lain tidak seperti itu, mereka kreatif dengan meniru produk yang sudah ada. Sebenarnya hal ini tidak menjadi masalah besar, mungkin hubungannya dengan pihak berwajib dan pemilik produk asli yang ditiru.


Yang menjadi masalah besar adalah jika yang ditiru itu adalah produk yang membahayakan jiwa manusia, tetapi tetap diproduksi hanya karena memikirkan keuntungan materi tapi tidak memikirkan keselamatan orang lain. Dalam segala sudut pandang, tentu saja hal ini adalah perbuatan yang salah, melanggar hukum dan sebagainya. Tetapi orang sekarang tidak lagi peduli kepada resiko yang akan diterima orang lain akibat perbuatannya, yang penting dia dan keluarganya bisa makan syukur-syukur bisa kaya.

Waduh.. Orang dengan pemikiran seperti ini tidak akan berfikir lagi apakah halal atau haram apa yang dia lakukan untuk mencari nafkah. Alasan klasik, untuk memenuhi kebutuhan perut.

Jika yang KW itu produk seperti tas, sepatu, baju dan lain-lain bukan masalah. Lha ini, ada nasi KW, margarin KW, telur KW, daging KW. Itu baru dari yang KW saja, bagaimana dengan yang menggunakan boraks, tawas, plastik untuk gorengan, pemutih untuk nasi. Parah..!

Memang sudah separah itukah akhlak orang Indonesia yang terkenal ramah, baik dan bla..bla..bla lainnya yang baik-baik?

Dulu, hampir tidak pernah ditemukan penyakit kanker, stroke, diabetes, penyakit komplikasi dan kronis lainnya. Apakah penyakit-penyakit tersebut muncul akibat makanan yang telah terkontaminasi bahan-bahan yang sebenarnya tidak boleh dikonsumsi manusia? Bisa jadi.

Lalu mengapa sekarang sepertinya sudah lumrah dan wajar jika para pedagang menggunakan cara-cara curang semacam ini? Mana peran negara sebagai pengayom masyarakat sebagai konsumen?

Sepertinya semua sibuk dengan dunianya masing-masing, jadi lebih baik masing-masing juga dari kita untuk waspada dengan bahan makanan yang akan menjadi konsumsi kita dan keluarga. Jangan pernah bergantung kepada orang lain, mulai dari diri kita sendiri saja.

Harga Bahan Pokok Naik Jelang Ramadhan 2015

Harga bahan pokok naik - Seperti kebiasaan setiap tahun jika menjelang bulan Ramadhan, tanpa ada yang mengkoordinir tapi semua pedagang sudah kompak saja melakukan perubahan harga bahan pokok naik. Dan biasanya kenaikan harga bahan pokok ini akan mengalami kenaikan lagi menjelang lebaran.

Sebuah tantangan tersendiri bagi mereka yang berada pada level ekonomi paling bawah, jangankan memikirkan baju baru dan makanan enak lebaran, tentu dengan harga bahan pokok naik saja mereka sudah pusing tujuh keliling memikirkannya. Semakin banyaknya anggota ekonomi level bawah maka akan semakin banyak kriminalitas ataupun pelanggaran-pelanggaran lainnya.

harga bahan pokok naik


Sebagian masyarakat yang rumahnya kebakaran, otomatis mereka kembali memulai (kehidupan yang telah mereka bangun sekian puluh tahun) lagi dari bawah. Belum yang terkena PHK, masih belum dapat kerja dan lain-lain. Akhirnya mereka memilih untuk usaha yang mereka bisa dengan modal yang mungkin pinjem teman, tetangga, saudara. Mengatasi kerugian usaha, mereka pun kreatif dengan menggunakan borak, pakai tawas, bila berhubungan dengan daging memakai daging celeng, jualan gorengan pakai plastik dan yang heboh beras plastik.

Saking ingin mempertahankan perut agar tetap terisi, segala cara pun akhirnya dipilih tanpa memperdulikan kesehatan pelanggan yang mengkonsumsi. Bahkan masih banyak kecurangan-kecurangan lain yang dilakukan demi untuk bertahan hidup dan memiliki sedikit keuntungan untuk merayakan lebaran.
Ya.. Harga bahan pokok naik menjadikan kita harus mawas diri dalam menyikapi segala kemungkinan yang terjadi, tapi jika sudah kepetet dan bicara soal perut semua pasti tidak akan lagi dipikirkan. Jangankan memikirkan halal atau haram, memikirkan hari ini makan apa saja masih kebingungan.

Semoga pemerintah yang menjamin kehidupan seluruh warga negaranya, sudah menyiapkan kebijakan yang dapat membuat rakyatnya merasa terbantu meskipun harga bahan pokok naik, semoga saja..

Narkoba : Bahaya Laten bagi Indonesia

Narkoba di Indonesia sudah sangat-sangat memprihatinkan, sampai-sampai presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Indonesia darurat narkoba. Dengan status tersebut pihak kepolisian sebagai lembaga yang berwajib bertindak dengan tegas dan selalu beroperasi untuk memberantas narkoba dari Indonesia.

Sepertinya status darurat narkoba yang disampaikan presiden Joko Widodo tidaklah berlebihan, bagaimana tidak, jika tersangka narkoba yang sudah berada didalam lembaga pemasyarakatan saja masih bisa menjalankan bisnis narkoba. Ini kan sudah sangat amat kelewatan sekali!! Bukankah konsep dari lembaga pemasyarakatan untuk membina para penghuninya supaya kelak ketika selesai masa hukumannya bisa menjalani hidup dengan normal dan tidak kembali melakukan hal yang melanggar hukum..? Lah ini, masih didalam LP saja sudah melakukan hal yang melanggar hukum juga, piye to?

Narkoba : Bahaya Laten bagi Indonesia

Dengan nilai nominal yang sangat tinggi hanya dengan berat yang beberapa gram saja, tentu akan membuat orang yang sedang tidak fokus bisa saja tergoda, setidaknya untuk menjadi kurir. Bayaran yang cukup tinggi selalu ditawarkan, karena tingkat resikonya juga tinggi kalau tertangkap pihak berwajib. Tapi sekarang lebih berbahaya lagi, karena banyak modus untuk meracuni generasi mudah dengan narkoba. Baik itu yang dibuat roti, dibikin permen dan cara-cara lain agar semakin banyak orang yang terjerat narkoba.

Setiap hari 10 orang lebih meninggal dunia sia-sia hanya karena narkoba, dan mereka rata-rata masih usia produktif. Bagaimana? Mengerikan bukan?

Segala lapisan masyarakat bisa saja terjebak ke dalam lingkaran narkoba, jangankan masyarakat biasa, para penegak hukum pun bisa khilaf, beberapa oknum bukannya ikut memberantas narkoba namun justru terlibat didalamnya. Waduh..?

Karena kebutuhan hidup, sepertinya hukuman mati yang ditetapkan oleh pemerintah pun tidak digubris oleh mereka yang benar-benar terlilit oleh kebutuhan. Dan akhirnya banyak yang terpaksa melakukan hal tersebut sebagai upaya menyambung hidup karena tidak memiliki perkerjaan dan lain-lain. Memang mungkin yang tertangkap hanyalah mereka yang bertugas sebagai kurir, bukan pelaku yang sesungguhnya. Tapi apapun itu, membantu proses kejahatan berarti sama saja dengan melakukan proses kejahatan itu sendiri.

Bagi sebagian penggiat hak azazi manusia merespon dengan tidak setuju pada hukuman mati. Tapi coba bayangkan jika anak-anak mereka yang terkena kecanduan yang parah dengan narkoba, apakah mereka masih bisa bereaksi yang sama? Apakah mereka tidak marah dengan perilaku mereka yang merusak generasi penerus bangsa?

Marilah sama-sama kita membantu pihak berwajib dan pemerintah untuk memberantas narkoba. Karena peredaran narkoba di Indonesia sudah sangat memprihatinkan, banyak dari luar negeri sudah masuk ke Indonesia. Semoga mereka tersadar dari khilaf mereka agar tidak mencari rejeki dari menyiksa dan menyakiti orang lain, terlebih merusah seluruh komponen bangsa dan negara tercinta kita, Indonesia.

Download Video Bokep : Amankan Generasi Muda

Download video/ film bokep merupakan kata-kata yang cukup banyak dicari oleh pengguna internet di Indonesia, untungnya sekarang kementrian Kominfo sudah banyak melakukan pemblokiran situs download video bokep jadi sudah banyak berkurang yang bisa diakses, meskipun begitu masih ada juga beberapa yang lolos dari pemblokiran ini.

Blog rakjat djelata mencoba untuk sedikit mengupas mengenai permasalahan sosial yang satu ini, mungkin sama halnya dengan narkoba, permasalahan ini juga sudah menjadi penyakit akut di negeri ini.

Download Video Bokep

Perkembangan teknologi memang seperti pedang bermata dua, selalu ada sisi positif dan negatifnya. Terlebih lagi dengan semakin berkembangnya teknologi telepon genggam yang lebih canggih yang disebut smartphone dan gadget lainnya seperti tablet dan lain-lain, maka internet pun semakin mudah untuk diakses. Tidak ada yang lebih baik dari pelajaran akhlak sejak dini supaya anak-anak tidak terjerumus dan men-download video bokep yang banyak bertebaran di internet.

Jika kita ikuti berita akhir-akhir ini, terungkapnya bisnis prostitusi online tentunya hal ini sangat miris dan menyedihkan bagi orang tua, kekhawatiran pun akan semakin meningkat bagi orang tua yang peduli dengan hal ini. Mengapa? Karena bisnis tersebut dijalankan menggunakan smartphone dan media sosial yang kebanyakan anak usia remaja menggunakan kedua media tersebut sebagai sarana komunikasi dalam pergaulan.

Bahkan ada juga yang menjalankan bisnis prostitusi online dengan mempekerjakan anak-anak SMP. Mungkin dengan kemudahan fasilitas internet untuk download video bokep, lalu dikombinasikan oleh gaya hidup remaja zaman sekarang yang terbiasa dengan cara instant untuk memperoleh sesuatu, kadar keimanan siswi-siswi yang hanya mementingkan hedonisme serta permintaan dari orang-orang hidung belang maka muncul lah bisnis semacam ini seperti jamur dimusim penghujan.

Belum lagi kasus pencabulan anak-anak dibawah umur atau yang sering disebut dengan pedofilia, kasus pemerkosaan, hamil di luar nikah, kematian perempuan akibat aborsi dan banyak kasus sebagai akibat dari akhlak yang semakin hari sepertinya semakin menurun di negeri ini.

Lalu bagaimana solusi untuk mengatasi persoalan ini? Sepertinya perlu kerja keras dan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk bisa meminimalisir kegiatan ini yang akan semakin menjerumuskan generasi bangsa. Belum lagi jika ditinjau dari sisi agama, dengan semakin banyaknya maksiat yang terjadi sudah pasti manusia hanya tinggal menunggu waktu saja hukuman atas perbuatannya tersebut.

Maraknya bencana alam, mungkin sebuah alarm yang dikirim Tuhan kepada manusia untuk kembali kepada perbuatan yang lebih baik. Jadi sebisa mungkin sebagai orang tua perlu membatasi anak agar tidak mengakses situs-situs yang sama sekali kurang mendidik ini. Apalagi jika sampai men-download video bokep, tapi tidak selamanya orang tua atau guru disekolah dapat mengontrol itu semua.

Pendidikan dasar agama yang menguatkan akhlak sebagai landasan dasar sedini mungkin bisa dianggap sebagai salah satu tameng untuk membentengi diri mereka sendiri dalam menentukan sikap supaya tidak mudah terbawa atau terpengaruh oleh teman-teman dan lingkungan.

Menyediakan lowongan kerja juga bisa menjadi solusi agar generasi muda yang tidak mampu untuk sekolah dapat mengurangi waktu luang mereka dan mengisinya dengan kerja sehingga lebih produktif.

Database Penduduk Indonesia yang Valid dan Bisa di Akses Online, Mungkinkah Ada?

Beberapa tahun terakhir ini setiap ada kenaikan BBM ( Bahan Bakar Minyak ), masyarakat Indonesia dimanjakan dengan kompensasi berupa uang dengan nominal beberapa ratus ribu rupiah, selama tiga bulan berturut-turut. Entah apa saja istilahnya, tergantung pada pemerintahan yang sedang memimpin, prinsipnya semua memberikan uang sumbangan sebagai uang untuk me-ninabobo-kan rakyat meskipun hanya tiga bulan. Alhasil, rakyat senang bukan kepalang.. Siapa dapat pujian..? Lalu bagaimana kehidupan selanjutnya..?

Walaupun harus berjuang lagi dengan berdesak-desakan dibawah terik matahari, mereka tidak peduli yang penting dapat uang cuma-cuma, asyiikk..

Database Penduduk Indonesia Online

Padahal, untuk menghadapi kehidupan berikutnya mereka harus berjuang sendiri ditengah harga bahan pokok yang semakin meroket sebagai akibat kenaikan BBM tersebut. Belum lagi permasalah pada pendataan penerima bantuan tersebut yang terkesan kurang up to date, serta permasalahan lain yang sepertinya hanya pengulangan saja tanpa ada perubahan. Berikut ini permasalahan yang selalu berulang-ulang saat kompensasi BBM :

1. Data Penerima Bantuan Tidak Valid
Data penerima bantuan merupakan hal terparah dari setiap diselenggarakannya kompensasi BBM dan akibatnya rakyat pun harus menjadi tumbal dengan berdesakan bahkan korban nyawa pun harus melayang demi mendapatkan jatah kompensasi tersebut.

Data yang tidak valid ditandai dengan adanya rakyat yang tidak terdaftar dalam penerima bantuan kompensasi, sementara di lain sisi beberapa orang yang datang dengan menggunakan sepeda motor keluaran baru dan memakai perhiasan di leher dan jari mereka justru masuk dalam daftar penerima bantuan. Ada apa ini..? Benarkah mereka sudah kaya ketika penerimaan kompensasi berlangsung namun data yang dulu mereka masih miskin dan layak menerima bantuan..?

2. Ada Penyelewengan Dana dengan Memotong Dana dari Penerima
Penyelewengan dana memang sangat rentan sekali dalam pembagian bantuan kompensasi BBM ini, entah apa saja dalih yang digunakan. Tapi biasanya yang banyak digunakan adalah untuk membantu mereka yang tidak masuk dalam daftar penerima bantuan. Namun kenyataannya, uang hasil pemotongan tersebut tidak disalurkan kepada penerima yang semestinya justru dinikmati oleh pihak-pihak tertentu saja.

Mengapa hal ini terjadi berulang-ulang? Padahal kata pepatah, keledai tidak akan jatuh pada lubang yang sama, tapi kok seperti ini ya..?

Menyikapi data yang selalu tidak update, mungkinkah Indonesia memiliki sistem seperti di luar negeri yang bisa mengakses data setiap penduduknya dengan informasi yang sangat lengkap tentang biodata penduduk tersebut. Didalamnya menyajikan data menjelaskan sejarah setiap penduduk sejak awal lahir, sekolah, kerja, pernah tinggal dimana saja, pernah berurusan dengan pihak berwajib atau belum, termasuk kemampuan ekonomi yang dilihat dari pekerjaan terakhir.

Dengan data yang jelas dan dapat diakses dengan cepat tentunya ini akan sangat membantu pemerintah dalam membuat kebijakan yang berhubungan dengan masyarakat menengah ke bawah yang tentunya tidak ada lagi atau meminimalisir salah sasaran. Mungkin tidak ya terwujud di Indonesia?

Banyak orang Indonesia yang mempunyai kemampuan, hanya saja kadang tidak mendapatkan ruang untuk menunjukkan kemampuan tersebut hanya karena tidak diperhatikan atau tidak dibutuhkan karena pemerintah lebih sibuk mengurus hal lain yang bisa dikatakan berbelit-belit. Jika saja lowongan kerja dibagian ini dibuka, tentunya banyak anak bangsa yang kompeten yang bisa mengumpulkan data sehingga lebih valid dan lebih cepat serta mudah diakses ketika dibutuhkan untuk segera seperti kompensasi BBM ini.

Semoga kedepan, tidak ada lagi tumbal nyawa yang harus dibayar oleh Rakjat Djelata karena terinjak-injak oleh kebijakan-kebijakan yang ternyata tidak tepat sasaran tersebut. Ataukah rakyat sudah di anggap seperti keset yang diinjak ketika dibutuhkan dan diacuhkan ketika kaki kita sudah bersih..? Atau seperti bambu yang dibutuhkan menjadi tiang penyangga ketika membangun rumah dan ketika rumah sudah jadi megah dan cantik maka dibuang begitu saja bambu-bambu tersebut karena sudah tidak berguna..?

About | Contact | Privacy Policy
Copyright © Blog Radja - Powered by Blogger